Alami & Organik

Mari kita mulai dengan masa lalu yang indah. Kembali ketika hal-hal sederhana. Kembali ketika pertanian konvensional adalah satu-satunya teknik yang benar-benar dikenal; kembali ketika itu hanya “bertani”.

Saat ini, banyak petani tidak ragu-ragu menggunakan herbisida untuk menyingkirkan gulma (daripada membajak tanah dan mencabut gulma), pestisida untuk menghilangkan serangga (alih-alih memutar tanaman atau mengendalikan hama biologis seperti feromon, bakteri, atau hama baik yang membunuh hama berbahaya), dan antibiotik & hormon pertumbuhan agar tetap besar dan hidup (sampai mereka cukup besar untuk dipanen). Itu lebih murah, lebih sedikit bekerja, dan secara keseluruhan lebih efisien (Ini juga pasti menyebabkan kanker).

Karena praktik-praktik itu, banyak orang memilih produk alami untuk mendapatkan kebaikan dalam tubuh dan alam mereka.

Di pasaran, kita sering melihat produk berlabel “alami” atau “organik”. Jadi apa perbedaannya?

“Alami” berarti bahwa makanan tidak mengandung aditif buatan, bahan-bahan harus berasal dari alam, tidak ada bahan yang dimodifikasi secara genetik (GMO), tidak ada zat berbahaya dan proses pembuatan mempertahankan integritas bahan-bahan alami.

Senilai miliaran dolar, label organik adalah label makanan yang diatur oleh pemerintah. Untuk mendapatkan sertifikasi organik, dibutuhkan banyak uang dan energi, sehingga banyak petani kecil tidak mendaftar.

Petani organik non-bersertifikat dapat memiliki banyak integritas organik, dan banyak petani kecil menanam 100% tanaman organik, tanpa benar-benar disertifikasi. Sertifikasi saja tidak menentukan tindakan, etika, atau praktik.

Mudah, perbedaan antara label “alami” versus “organik” bergantung pada regulasi.

Apakah Anda suka produk alami?

Hubungi Tajba di:
Hubungi Tajba melalui Whatsapp +62-823-4036-5795
Hubungi Tajba melalui Email Hubungi Tajba melalui Email

Terima kasih dan salam hangat,
Tajba